Di tengah upaya penguatan ekonomi lokal, Pemerintah Desa Kembang Seri, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menunjukkan komitmen nyata dalam mengelola Dana Desa. Melalui Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes "Harapan Kita", desa ini memprioritaskan program ketahanan pangan sebagai motor penggerak ekonomi warga.
Kepala Desa Kembang Seri, Hendri Rupian, menjelaskan bahwa berdasarkan data Indeks Desa tahun 2025, desa dengan luas wilayah 1.500 hektar dan jumlah penduduk 3.728 jiwa ini, mengalokasikan 20 persen dari pagu Dana Desa tahun 2025 untuk sektor ketahanan pangan. Nilai investasi yang dikucurkan mencapai lebih dari 171 juta rupiah.
Langkah besar ini diperkuat dengan legalitas BUMDes "Harapan Kita" yang telah resmi berbadan hukum sejak 16 September 2025. Di bawah kepemimpinan Adi Afia selaku Ketua BUMDes, badan usaha ini kini mengelola dua unit usaha utama di bidang perdagangan dan ketahanan pangan.
Dua program unggulan yang kini tengah berjalan adalah penggemukan sapi dan budidaya ikan lele. Saat ini, terdapat 6 ekor sapi yang dirawat secara intensif lengkap dengan area pakan yang telah disiapkan secara mandiri. Sementara di sektor perikanan, BUMDes mengelola 6 kolam ikan lele dengan populasi mencapai 17 ribu ekor bibit.
"Harapan kami dengan adanya BUMDes ini, kami bisa membangun desa dan saling menyejahterakan baik secara person maupun secara umum bagi seluruh masyarakat Desa Kembang Seri."
Program ini diharapkan tidak hanya mampu memperkuat ketersediaan pangan di tingkat desa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Desa atau PADes serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan, Desa Kembang Seri siap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan visi: Bangun Desa, Bangun Indonesia.
Tags
Warta Berita