Dongkrak Ekonomi Warga, BUMDesa Gara Satarmese Fokus Kembangkan 4 Sektor Unggulan




SATARMESE, MANGGARAI – Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Desa Gara, Kecamatan Satarmese, kini tengah tancap gas dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Tidak tanggung-tanggung, lembaga ekonomi desa ini resmi menetapkan empat unit usaha strategis sebagai motor penggerak pendapatan masyarakat, yakni pengembangan Ketapang, Hortikultura, Produksi Tempe, hingga budidaya Ayam Petelur.

Langkah berani ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemerintah Desa Gara dalam mengelola potensi alam dan sumber daya manusia secara mandiri. "Kami ingin Desa Gara tidak hanya menjadi penonton, tapi menjadi produsen. Dengan empat sektor ini, kita putar uang di dalam desa agar pendapatan warga meningkat," ujar  pemimpin di desa tersebut.

Empat Pilar Ekonomi Desa Gara

Pemilihan empat bidang usaha ini bukan tanpa alasan. Berikut adalah rinciannya:

Hortikultura & Ketapang: Memanfaatkan kesuburan tanah Manggarai, BUMDesa fokus pada tanaman hortikultura (sayur-mayur dan buah) untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal. Sementara itu, pengembangan Ketapang [Kencana/Biji] diproyeksikan untuk mendukung pelestarian lingkungan sekaligus bernilai ekonomis tinggi di masa depan.

Produksi Tempe: Untuk memenuhi kebutuhan protein warga dengan harga terjangkau, BUMDesa menghadirkan rumah produksi tempe sendiri. Selain menciptakan lapangan kerja, usaha ini memastikan rantai pasok pangan di Satarmese tetap terjaga.

Ayam Petelur: Tingginya permintaan telur di wilayah Manggarai menjadi peluang emas. Dengan unit usaha ayam petelur, Desa Gara kini mulai memproduksi telur segar yang siap dipasarkan ke desa-desa tetangga tanpa harus bergantung pada pasokan luar daerah.

Mendorong Kemandirian Desa

Melalui program ini, BUMDesa Desa Gara menargetkan hasil nyata berupa terserapnya tenaga kerja lokal dan adanya sumber Pendapatan Asli Desa (PADes). Hal ini sejalan dengan mandat pemerintah pusat agar desa mampu berdiri di atas kaki sendiri.

Para pengelola BUMDesa optimis bahwa dengan pendampingan teknis yang tepat dan pengelolaan yang transparan, Desa Gara akan menjadi contoh desa produktif di Kecamatan Satarmese.

"Hasil yang ingin kami capai sangat sederhana: warga punya pekerjaan, kebutuhan pangan tersedia di desa, dan ekonomi rumah tangga menjadi lebih stabil," tutupnya dengan semangat.

Kini, warga Desa Gara pun mulai merasakan geliat perubahan tersebut. Inovasi ini membuktikan bahwa dengan keberanian melihat peluang, desa bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang hebat.


Sumber Vidio :https://www.youtube.com/@p3mdgunungkidul




Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال