Kupang, NTT — Jumat, 15 Mei 2026. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto melakukan kunjungan kerja ke BUM Desa Damai di Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang. Dalam kunjungan tersebut, beliau menegaskan bahwa kolaborasi antar pihak merupakan kunci utama dalam meningkatkan ekonomi masyarakat desa.
Menteri Desa Yandri Susanto bersama jajaran pemerintah daerah dan pengelola BUM Desa Damai Lifuleo, Kupang, NTT.
BUM Desa Damai yang berdiri sejak tahun 2019 kini mengelola beberapa unit usaha, antara lain perikanan tangkap, pengolahan hasil laut, dan simpan pinjam desa. Dengan jumlah anggota lebih dari 120 orang, BUM Desa ini telah menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja baru bagi warga Lifuleo.
“Kolaborasi adalah roh pembangunan desa. Tanpa kerja sama, sulit bagi kita untuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat. Pemerintah, pendamping desa, pengelola BUM Desa, dan masyarakat harus bersinergi.” — Menteri Yandri Susanto
Kunjungan ini disambut hangat oleh masyarakat dan pengelola BUM Desa Damai. Ketua BUM Desa, Maria Lopo, menuturkan bahwa dukungan pemerintah pusat memberi semangat baru bagi mereka untuk terus berinovasi.
“Kami berharap BUM Desa Damai bisa menjadi contoh bagi desa lain di NTT, bahwa potensi lokal bisa diolah menjadi kekuatan ekonomi.” — Maria Lopo
Dengan adanya dorongan dari pemerintah pusat, diharapkan BUM Desa Damai dapat menjadi pilar ekonomi desa yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
.jpeg)